Bule Jadi Korban Pencurian

Kembali lagi bersama saya, yang akan kembali berikan sebuah informasi akurat tentang seoarng bule yang menjadi korban pencurian, ini terjadi di Jalan Braban, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kemacatan Kuta Utara, Bali.

Dikabarkan Alena merupakan turis asing yang berasal dari Rusia. Tentunya berita ini menjadi viral di social media dan banyak website penyedia berita juga beberapa ada membahas kejadia pencurian satu ini.

“Iya terdapat seorang bule Rusia yang telah dilaporkan jadi korban pencurian alias di jambret sedang berada disekitaran wilayah Kuta Utara, kasus ini terjadi saat hari Selasa 7 Juli 2020, pukul 15:23 WITA,” Kata seorang Human Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa, berita ini dikonfirmasi di Depansar Bali, pada tanggal  Rabu 8 Juli 2020.

Salah satu anggota kepolisian tersebut juga menambahkan, pada jam 15:23 WITA, sang korban Alena juga mengaku berjalan kaki dari tempat penginapannya, dan bertujuan untuk pergi ke tempat makan yang juga bertempat disekitaran Jalan Beraban.

Bule Jadi Korban Pencurian

Tiba-tiba kurang dari 100 meter terdapat seorang yang tepuk punggung sang korban hingga terkejut, lalu pelaku langsung merampas hp milik Alena tersebut.

“Pada waktu itu punggung korban ditepuk, korban hampir terjatuh. Sedangkan untuk pelaku yang menepuk sang korban dengan keras, langsung saja tanpa basa basi mengampil secara paksa hp milik bule itu dan kabur. Korban juga tak mengenal siapa pelakunya dengan jelas, karena waktu itu ia terkenjut,” Tambah Oka saat sedang sesi wawancara.

Pada saat aksi pencurian itu berlangsung, masyarakat sekitar juga membantu mengejar pelaku. Namun karena pelaku melakukan aksi perampokannya menggunakan motor, lantas warga sekitar juga kehilangan jejak pelaku karena motornya yang melaju dengan kencang.

Bule Jadi Korban Pencurian

Oka juga mengatakan masyarakat di lokasi tersebut, juga membantu menenangkan korban yang mengalami trauma dan shock berat. Karena telepon genggamnya di rampok oleh orang yang tidak dikenali. Jangan lupa ikuti berita kriminal populer lainnya Dugaan Remaja SMP Tewas Dibunuh Ayah Kandung Sendiri.

Tentunya sampai sekarang pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini, dan sih korban pun mengaku telah mengalami kerugian sebesar Rp. 20 Juta atas aksi pencurian tersebut.

Remaja SMP Tewas Dibunuh

Dugaan seorang remaja SMP tewas dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri, usia belia bernama Chelsiana Siswa SMPN I yang tengah duduk di kelas 8. Sosok remaja yang dikenal agak pendiam ini harus mengakhiri hidup dengan jalan yang tidak wajar. Bahkan dikabarkan adik kecilnya bernama Gibran ikut tewas, ditemukan beberapa luka & memar pada sekujur tubuh mereka. Menurut perkiraan warga setempat pelaku suka memainkan judi online. Sebelum terjadinya aksi pembunuhan pelaku melakukan Daftar Judi Online dan kalah dalam memainkan taruhan sehingga dilampiaskan kepada anak kandungnya.

Setelah aksinya sang ayah bernama Robi ini menghukum dirinya sendiri dengan cara menggantung diri ditengah ruang tamu. Ketika mayat ditemukan dengan naas dikediaman yang berada di Desa Gombong, Tangerang pada 12 Juni 2020. Hingga sekarang kasusu ini masih terus berlanjut, pihak keluarga istri menduga adanya alasan lain dibalik peristiwa naas nan menimpa suami & 2 orang anak nya tersebut.

Dugaan Remaja SMP Tewas Dibunuh Ayah Kandung Sendiri

Masih diselimuti rasa berduka yang sagat dalam, sang istri beserta keluarga besar suaminya meminta kasus ini untuk terus diselidiki. Wanita ini masih tidak terima akan tuduhan yg diberikan kepada almarhum suaminya. Hingga sekarang garis polisi masih berdiri ditempat kejadian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Remaja SMP Tewas Dibunuh

Pihak keluarga menduga ada orang lain dibalik kasus ini, sang istri menduga suami & 2 anaknya telah dibunuh oleh orang lain. Dan dugaan pelaku diberikan kepada orang nan dekat dengan keluarga mereka sendiri. Namun belum ada tanda bukti adanya pembunuhan seperti duhaan istri & keluarga besar korban tersebut. Masih menjadi sebuah misteri siapa dalang jelas dibalik kasus pembunuhan pada Jum’at sore kala itu.

Pihak sekolah juga turut mengucapkan bela sungkawa yang sebesar – besarnya kepada keluarga. Seluruh teman sekolahnya datang kekediaman sekalian melangsungkan doa bersama untuk pemakaman mayat 3 korban in. Hal ini menjadi sebuah kabar mengejutkan bagi seluruh siswa & siswi disekolah, juga bagi seluruh warga di desa Gombong, Tangerang.

Demikian kami selaku situs yang selalu sedia menyajikan berita kriminal terbaru dari berbagai tempat & negara. Kami akan selalu memberikan kabar berita kriminal paling update sehingga anda tinggal ketinggalan informasi.