Maling Ayam di Penjara 15 Tahun

Maling Ayam di Penjara 15 Tahun

Maling Ayam di Penjara 15 Tahun – Seorang pria berinisial “M” terpaksa harus di tangkap dan merasakan hukuman dinilai tidak adil. Hal ini menjadi sebuah hal yang banyak mengambil perhatian warga tanah air. Karena jika di bandingkan dengan para koruptor yang telah melakukan korupsi hingga ratusan bahkan milyaran rupiah. Namun para koruptor tersebut malah dibiarkan bebas dan menikmati semua hasil dari keuntungan.

Maling Ayam di Penjara 15 Tahun

Sedangkan “M” terpaksa harus berpisah dengan anak & istri nya karena perbuatan nya tersebut. Menjadi tahanan dalam penjara Jakarta, sedangkan anaknya sekarang ini masih berusia 3 tahun. Pada masa pandemi ini “M” tidak bisa mencari pekerjaan, dan tidak memiliki modal buat membuka sebuah bisnis. Karena tidak ada uang buat membeli lauk dan makanan bagi keluarga kecilnya. Maka terpaksa dirinya harus mencuri ayam milik manta boss nya dahulu.

Seorang Maling Ayam di Penjara 15 Tahun

Ayam yang di curi oleh “M” adalah milik mantan bossnya, dimana dia diberhentikan secara tidak adil. Karena masa pandemi membuat keuangan banyak orang semakin memburuk. Akhirnya jurangan ayam tersebut memberhentikan beberapa karyawannya. Serta tidak memberikan pesangon kepada mereka.

Tentu hal ini sangat mengejutkan bagi banyak karyawan tanpa adanya persiapan. M sebagai salah satu karyawan terlama merasa sangat kecewa akan keputusan tiba – tiba tersebut. Dan kehilangan pekerjaan yang menjadi sumber utama dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan keluarga.

Maling Ayam di Penjara 15 Tahun

Sehingga sebulan setelah dirinya diberhentikan dari pekerjaan tersebut. Maka dirinya terpaksa harus mencuri ayam dari jurangan ayam tersebut. Setelah merasa total ayamnya semakin berkurang, pihak pemilik ayam melaporkan kepada pihak kepolisian & bukti ditemukan berupa sendal yg tertinggal disana milik M.

Atas perbuatannya ini polisi melakkan introgasi, M mengaku telah mencuri ayam sebanyak 10 ekor. Dan dia terpaksa melakukan hal itu karena mantan bossnya menghentikan dia secara tiba – tiba dan tidak memberikan uang pesangon sama sekali. Karena jurangan ayam merasa kesal, akhirnya dia menuntut hukuman lebih berat hingga penjara selama 15 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *