Berita Banjir Bandang di NTT

Berita Banjir Bandang di NTT

Berita Banjir Bandang di NTT – Nusa Tenggara Timur sepekan lalu terjadi banjir bandang yang menyebabkan kerugian besar bagi warga dan tercatat 128 orang telah meninggal.

Bencana banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi pada Minggu 4 April, sebanyak 8.424 orang dari 2.019 keluarga mengungsi dan memainkan judi slot online terpercaya.

Informasi Berita Banjir Bandang di NTT

Berita Banjir Bandang di NTT

Sebelumnya, menurut data BNPB per Senin 5 April, pukul 23.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 128 jiwa, dengan rincian di Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12. Sedangkan jumlah korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Semua dampak ini pun diprediksi bisa lebih parah jika warga tertidur para saat itu. Namun rupanya terdapat beberapa warga yang memainkan slot online di situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1 dan membuat mereka masih sadar ketika kejadan

BNPB turut mencatat kerugian materil yang diakibatkan cuaca ekstrem di NTT ini antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Bantuan Untuk Korban Banjir Nusa Tenggara Timur

Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang di NTT

Sampai saat ini, misi kemanusian hingga bala bantuan terus mengalir ke sejumlah wilayah terdampak. Selain makanan dan obat-obatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan Rp 500 ribu per bulan ke para pengungsi yang rumahnya rusak parah diterjang banjir bandang.

baca artikel berikutnya mengenai Bule jadi korban pencurian

Bantuan tersebut bertujuan agar warga bisa menyeawa rumah untuk mencegah potensi penularan Covid-19 di tenda pengungsian. Sementara itu, Presiden Joko Widodo Senin siang menyatakan telah memerintahkan Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PUPR, Panglima TNI dan Kapolri untuk segera melakukan evakuasi dan menangani korban bencana di lapangan.

Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Pelayanan Jaringan Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengonfirmasi pemulihan pasokan listrik menuju tiga dari delapan kecamatan terdampak bencana alam ditargetkan rampung pada Jumat 9 April 2021.

Selain bantuan berupa materil, pemerintah juga menerjunkan pasukan untuk misi kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Suhartono menjelaskan, misi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Mayor Marinir Donni sebagai Komandan Satgas. Diketahui, Doni sehari-harinya menjabat sebagai Pasiops Batalyon Angmor 1 Marinir TNI Angkatan Laut.