Seruan BPBD Lebak Mengenai Adanya Potensi Hujan Lebat

Seruan BPBD Lebak Mengenai Adanya Potensi Hujan Lebat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak memberikan konfirmias bahwa tepat di tanggal Selasa, 4 Mei 2021.

Hal itu pun membuat mereka harus tepat waspada dalam berbagai hal untuk menghadapi berbagai cuaca buruk yang sangat beresiko dalam hal kebencanaan sesuai dengan Info dari BPBD Lebak Pebby Risky Pratama.

Seruan BPBD Lebak Mengenai Adanya Potensi Hujan Lebat

Seruan BPBD Lebak Mengenai Adanya Potensi Hujan Lebat

Sesuai dengan Laporan dari BMKG bahwa potensi hujan lebat dan juga angin kencang dengan tambahan petir akan terjadi pada sore hari pada minggu pertama bulan Mei 2021 ini. Jadi semuanya diharapkan waspada dan juga siaga.

Berbagai bencana alam bisa saja terjadi dikarenakan hujan lebat yangn terjadi di Lebak ini. Misalnya seeperti banji, tanah longsor, pohon tumbang dan juga sambaran petir yangn sangat mengerikan ditambah dengan potensi angin kencang dikarenakan cuaca ekstrem satu ini.

Nah selain itu Pebby juga memberitahukan setiap pengemudi angkutan ataupun warga yang menggunakan sepeda moto untuk tidak melawnjutkan perjalanannya ketika terjadinya hujan lebab tersebut. Semua itu tentunya untuk menghindari potensi terjadinya berbagai kejadian yang tak diinginkan ini.

Seruan BPBD Lebak Mengenai Adanya Potensi Hujan Lebat

Baca juga artikel lengkap mengenai berita banjir bandang di Ntt

Setiap warga juga diminta untuk tetap berada didalam rumah dan menghindari tanah lapang ataupun berada di bawah pohon untuk terhindari dari sambaran petir yang mengerikan sekali. Untuk durasi waktu ini pun disebut sebut akan berlangsung dalam waktu 1 sampai dengan 2 jam.

Untuk diketahui bersama bawah terdapat beberapa kejadiasn di awal tahun 2020 dimana terjadinya ambruknya jembarang gantung Civberang pada Desa Banjar Irigasi Lebak Gedong yang melumpuhkan antar desa. Dan setelah kejadian itu juga pemerintah dan masyarakat pun tidak mampu untuk membiayai pembangunan jembatan dikarenakan dana yang dimiliki sangat terbatas.

Akan tetapi selanjutnya pembangunan tersebut juga berlangsung dengan adanya pembiayaan dari Negara dan juga PT. Bukaka Teknik Utama sebagai salah satu lembaga yang membantuk biaya pembangunan jembatan antar kedua kota tersebut.

Penyebab Longsor Pada Wilayah Himalaya Dikarenakan Perangkat Nuklir As

Penyebab Longsor Pada Wilayah Himalaya Dikarenakan Perangkat Nuklir As – Disebutkan oleh Harian terkenal BBC bahwa kejadian longsor yang mengerikan pada daerah bebatuan dan juga pegunungan Himalaya disebabkan adanya perangkat nuklir disana sebelumnya.

Semua itu pun kemudian mengakibatkan Desa Raini dilanda banjir besar pada Awal bulan Feb 2021 yang dimanan  membuat warga disana sangat panik. . Mereka beranggapan bahwa semua itu bisa membuat nuklir yang bisa meledak dimana saja. Semua itu juga menjadi tanda tanda adanya letakan nuklir yang memicu longsor.

Penyebab Longsor Pada Wilayah Himalaya Dikarenakan Perangkat Nuklir As

Penyebab Longsor Pada Wilayah Himalaya Dikarenakan Perangkat Nuklir As

Hal itu pun membuat peristiwa pecahnya gletser es yang berada di bagian utara Uttarakhand pada pegunungan Himalaya dengan korban mencapai lebih dari 50 orang lebih. Dan lebih luar biasanya lagi masyarakat dengan total 250 orang disana kehilangan mata pencarian utama mereka dikarenakan hal tersebut.

Atas kejadian yang terjadi dengan adanya pecahnya atau longsor pada gunung himalaya ini disebut sebut menjadi alat pendeteksi yang dimana terkait spionase di ketinggian gunung himalaya. Untuk para pembuatnya tersebut diantaranya adalah tentu  saja melibatkan para pendaki top yang bertugas sebagai mata mata elektronik ataupun hantu disana.

Ikuti artikel selanjutnya mengenai https://www.anarkistan.com/gempa-5-6-sr-di-sukabumi-terasa-sampai-di-kota-jakarta/

Semua itu pun juga meresahkan banyak warga Himalaya yang dimana saja bagi warga India sendiri. Hal itu dikrenakan sesuai kabar yang beredar sebelumnya bahwa As dan Indonea pernah bekerja sama di tahun 1960  dengan menaruh berbagai tenaga nuklir pada Puncak Himalaya.

Penyebab Longsor Pada Wilayah Himalaya Dikarenakan Perangkat Nuklir As

Semua itu dengan tujuan memata matai uji coba nuklir dan juga proses penembakan rudal oleh China yang dimana sangat meresahkan sebelumnya.Untuk penembakan pertama nuklir tersebut terjadi di tahun 1964 yang dimana sebagai kegiatan Paranoia Perang Dingin yang sebelumnya terjadi.

Tepat di Tahun 1965 lalu, beberapa pendaki India dan AS memasang tujung kapsuk plutominium di Puncak Nanda Devi yang mempunyai ketinggian mencapai 7,816 meter yang merupakan memiliki perbatasan langsung dengan wilayah timur laut India dengan China yang dimana tergolong tanpa adanya batas